Sep 21, 2009

MALULAH dan TAKUTLAH HANYA KEPADA-NYA

zikrullah
Tahukah kita bahwa Allah Taala itu Maha Melihat? Tiada satupun yang terlepas dari pandangan-Nya!! Jika benar kita tahu, yakinkah kita?! Jika benar kita yakin, mengapa masih diri kita tanpa segan melakukan maksiat?!

Tahukah kita bahwa Allah Taala itu Maha Teliti lagi Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang zahir mahupun yang batin, yang nyata ataupun yang tersembunyi?! Jika kita tahu, yakinkah kita? Jika benar kita yakin bagaimana bisa kita terus-menerus melakukan maksiat zahir dan batin!! Malulah kepada Allah Taala, bayangkanlah maksiat yang kita lakukan itu dilihat Allah Taala lalu pada hari kiamat kelak dibentangkan-Nya kepada seluruh umat manusia sejak zaman nabi Adam ‘alaihissalam!! Bukankah itu lagi, amat, sangat2 memalukan!!

Maksiat zahir itu bukan hanya melakukan dosa besar, bahkan membuang waktu walau sesaat sudah dikira maksiat!! Ingatlah, nikmat panca indera, tubuh, tangan, kaki, hati yang dikurniakan oleh-Nya kepada kita bukanlah anugerah mutlak yang tidak akan dihitung tetapi anugerah yang dipinjamkan sementara dan tiba saatnya akan ditanyai satu persatu tanpa tertinggal satu pun!!

Adakah kita yakin akan hari kebangkitan dan Allah itu Maha Mengumpulkan dan Maha Menghitung?! Jika benar kita yakin mengapa masih kita berani melakukan dosa, maksiat?? Ingatlah tiada satu pun yang boleh terlepas dari pengumpulan-Nya dan dari perhitungan-Nya!!

Allah Taala itu Maha Mengetahui hati2 manusia!! Malulah kepada-Nya saat hati kita lalai daripada mengingati-Nya!! Malulah saat hati kita dihinggapi penyakit2 hati!! Dihinggapi rasa riya’, ujub, sum’ah, hubbub dunia thulul amal dll!! Mengapa perlu kita riya’, adakah kerana kita punya kekayaan? Kekuasaan? Keluarga yang ramai? Kebijaksanaan? Atau kelebihan lainnya!! Ingatlah bahwa kekayaan kita tidaklah sehingga melebihi kekayaan Daud alaihissalam, kekuasaan kita tidaklah sehebat Sulaiman alaihissalam, keluarga kita tidaklah seramai dan sehebat keluarga Ya’qub alaihissalam yang miliki ramai anak dan semuanya penghuni syurga!! Adakah kita merasakan kita lebih hebat dari junjungan besar Muhammad SallalLahu ‘Alaihi wa Sallam?!

Kisah, riwayat para rasul bukanlah sekadar untuk dibaca tapi untuk dihayati dan diambil pengajaran daripadanya!! Rugilah kalau kisah para rasul dan umat2 terdahulu hanya dibaca sepintas lalu tanpa direnungi, dihayati dan dimanifestasi dalam bentuk pengabdian seorang hamba kepada Khaliqnya!! Adakah al-Quran diturunkan sekadar untuk dibaca dan difahami tanpa diamalkan isi kandungannya?!

Para rasul tugasnya hanya menyampaikan, begitu juga para da’ie..adakah setelah menerima ajakan dan seruan ke arah kebaikan kita masih menjauihinya? Ingatlah jika kebaikan kita jauhi dan kemungkaran kita hampiri maka cubalah diri kita hadapi panasnya api..jika kita mampu menahan kepanasan api di dunia ini, ingatlah!!seminimum-minimum panasnya api neraka Allah adalah 70x api dunia!! Jika api di dunia ini sudah bisa membakar kulit kita, memasak daging kita, menghancurluluhkankan jasad kita, apalagi api neraka Allah!! MASYAALLAH!!

Takutlah kepada-Nya tapi jangan sampai lari dari-Nya, tapi hampirilah Dia, pasti merasai nikmat menjadi seorang hamba..Taatilah Dia jangan kita ingkari agar kita mampu merasa lazatnya berdamping dengan-Nya..mungkin pada awalnya kita tidak mampu merasainya namun yakinlah, hidayah itu perlu dicari dan diburu bukan dinanti sambil membatu biarpun Dia berhak mencampakkannya ke dalam hati orang2 yang dikehendaki-Nya..

Jibril A.S mengingatkan Nabi S.A.W, “Hiduplah kamu sebagaimana yang kamu kehendaki tetapi ingat!!bahawa kamu akan mati!!dan cintailah sesiapa yang engkau kehendaki tetapi ingat bahawa engkau akan berpisah dengannya!!dan buatlah apa sahaja yang engkau kehendaki tetapi awas kamu akan dibalas atas apa yang dilakukan itu!!dan ketahuilah bahawasanya kemuliaan orang beriman terletak pada pada qiyamullailnya dan kehebatannya bila dia tidak bergantung pada orang lain”[ HR al-Hakim dan Abu Na’im]

No comments: