Nov 29, 2009

ingatan untuk diri sendiri..

sumber :iLuvislam

Salam,

Entri ini ditulis berdasarkan keadaan semasa. Saya sebagai manusia biasa pun pernah mencarut. Tetapi sekurang-kurangnya, saya tidak jadikannya sebagai bahan rutin yang dikeluarkan dari mulut anugerah ALLAH.

Mulut ini dicipta oleh Allah adalah untuk mengatakan perkataan baik seperti membaca quran berzikir, berkata benar dan sebagainya. Mencarut bukan benda yang main-main, ALLAH sangat membenci orang yang suka mencarut. Malah Rasululullah sendiri pernah bersabda dalam hadith di dalam sahih Muslim :

Diriwayatkan daripada Abdullah Ibnu Mas'ud r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Bukan dari golongan kami orang yang menampar pipinya, mengoyak-ngoyak saku bajunya atau berdoa dengan doa orang-orang jahiliah

Berdoa dengan doa orang-orang jahiliyah yang dimaksudkan di hadith tersebut ialah mencarut. Bayangkanlah kebencian rasulullah terhadap orang-orang yang mencarut sehinggakan baginda tidak mengaku umatnya. Mampukah kita selamat diakhirat kelak tanpa mendapat label sebagai seorang umat rasulullah.

Cukupkah amalan kita untuk masuk ke syurga jika rasulullah tak mengaku kita sebagai umat? Syafaat (privillege) umat rasulullah amat besar di akhirat kelak, maka rugilah kita sebagai umat rasulullah secara automatik, tidak diakui oleh rasulullah sebagai umatnya.

Mencarut boleh jadi dalam berbagai bentuk, boleh jadi dalam bentuk percakapan bahkan untuk zaman yang serba canggih, internet dan komputer ini, penulisan di blog ataupon di laman2 web sosial seperti Facebook dan sebagainya menjadi media untuk mereka meluahkan perasaan mereka. Semakin lama semakin mudah untuk kita mencarut. Sehinggakan seorang yang bisu, buta pon boleh mencarut.


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini

Ingatlah sahabat, perbuatan yang keji dan terkutuk ini tak sepatutnya ada pada kita sebagai umat islam dan umat rasulullah. Hidup kita takkan menjadi berkat jika kita dibenci. Bukan hanya dibenci orang, malah ALLAH dan RasulNya pon membencinya. Mana lagi ruang kita nak cari untuk mencari keberkatan?

Dari keberkatan lah kita akan dapat kebahagiaan dunia dan diakhirat, kebahagiaan rumahtangga. Masakan isteri atau suami kita menyukai kita mencarut? selesa dengan cara hidup kita dengan mencarut? Kebahagiaan melalui perkataan carutan? Ada ke? Fikirkanlah wahai sahabatku.

Memang sedap dan puas hati bila kita mencarut. Saya sendiri pun tak menafikannya. Malah saya pun pernah merasainya. Tapi kebaikannya hanya terbatas setakat itu sahaja. Malah keburukannya berganda-ganda banyaknya.

Tak perlu disebutkan lagi keburukan, anda sendiri dapat fikir. Masing-masing berpelajaran tinggi. Tambahan pula, banyak keburukan telah saya sebutkan samada secara langsung atau tidak di awal artikel ini.

Syaitan tak pernah putus asa dalam menggoda kita untuk melakukan perkara yang dilarang. Ingatlah, syaitan lebih senang dan suka hidup bersama mereka yang mengikuti godaan mereka.

Dibenci Allah, Rasul dan masyarakat tetapi disukai syaitan? Adakah itu pilihan kita? Jika itulah pilihan kita, terpulanglah.

Jadi, sahabat-sahabat yang membaca artikel ini, marilah kita berubah ke arah kehidupan yang lebih baik. Niat artikel ini ditulis ikhlas untuk menarik diri ini dan sahabat-sahabat sekalian supaya kembali ke jalan yang diredhai Allah.

Kita nak hidup cool, macho, chill, urban, sempoi, chic or wutever term boleh, tapi ada batasannya. Saya sendiri pun suke kehidupan sempoi-sempoi. Bak kate Mawi, dunia, dunia jugak akhirat jangan lupe. Mintalah berubah jangan jadikanya sebagai rutin.


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini

wallahu a'lam..

Nov 28, 2009

LaGu LaMe..LaGu MaNe??



ini adalah lagu..lagu yg xkalahnyer dgn lagu laen-hmm,ingt ngriku!! bcoz "lagu"=macam in klantan--eg-A:lagu mano? B:lagu ni(sambil tunjuk caranyer)..

kat lirik lagu nie mebi akan ditemui sth yg xseswai tp cm bese, "nobody is perect so buang yg keruh amek yg jernih..yer!!buang yg keroh -not kroh "zzz" yer- n amek yg jernih..dat is d only way-my way??!!unity-we can grow to become a better person..dat all 4 today,now 12.00..

Nov 21, 2009

man ana?

tatapilah dirimu di kala engkau sendirian kesunyian..

siapakah di sisimu??adakah yang lain selain dari-Nya??


sedarlah!!dirimu dan jiwamu perlu kembali kepada fitrah kejadian!!

hingga tiada dihatimu melainkan hanya Dia semata-mata!!

sedarlah, kamu punya urusan..iaitu amanah menyampaikan

..tiadakah tersemat di hati di kala Allah menyeru membaca kitab-Nya??

juga, menjadikan rasul-Nya sebagai tauladan dan ikutan

agar dirimu sentiasa terpelihara..rasa dekat dengan-Nya


ingatlah!!sungguh banyak orang yang menyesali hidup dunianya

mengapakah kamu belum sedar dari dilema??

sungguh!!tiada yang berkuasa atasmu melainkan-Nya

maka janganlah merasa aman melainkan disisi-Nya

Duhai insan bernama Muhammad Yusran bin Yusoff!!

sanggupkah kamu biarkan dirimu terus layu??

bangkitlah dengan kesedaran dan insaf

supaya engkau tidak leka dari menyedari siapa dirimu..

p/s: angan2 hebat berpuisi spt Jalaluddin ar-Rumi dan punya keluasan ilmu spt al-Ghazali!! wah,best yg amat jadik spt diaorg!!-oi3, jadik diri sndiri lg baek!!-

Nov 11, 2009

rokok-end-

maaf,ader sedikit pembetulan, based on pmbacaan trbaru..even ramai ulama' yg mengharamkan namun ader yg x, so kesimpulannya bg ssp yg memegang haram maka haram atasnyer n lau pegang makruh maka "nikmat" atasnyer(edit ayat dari iLuvislam.com,hehe..)sumber:ILI.com,komen no 37,51,96 dll]

Nov 9, 2009

Kerana borink tp xngantok maka terbentok..

Bila diri ingin memiliki hati namun agama membatasi
Tiada yang terasa pedihnya melainkan diri ini jua
Jika dengan puasa akan sirna maka tidakkan terasa
Namun setiap dipanah iblis terasa segalanya indah manis
Hingga tiada yang bisa mengganti walau dunia dan seluruh isi
Kerana materi memuaskan lahiri bukannya hati
Bagaimana bisa dilepasi sakitnya hati jika hanya bisa dipendami
Hingga diri ini merasa lelah seolah berlari di langit luas
Namun, luas langit-Nya tidaklah setanding luas rahmat-Nya
Justru mohonlah kepada-Nya agar hatimu sentiasa dipelihara
Dipelihara dari tercemar dengan noda samar
Samar yang halus yang dibisikkan iblis
Hingga hati yang lemah terus diratah
Tiada yang bisa lepas melainkan yang imannya keras

Bagi yang sempat sedari akan kembali introkspeksi diri
Introspeksi yang menghidupkan hati yang hampir mati
Yang menjadikan dirinya terangkat bukannya tertambat
Terangkat kerana ilmunya tidak tertambat kerana dungunya
Itulah ilmu yang didasari nilai imani bukannya dungu yang dipengaruhi dasar nifaqi
Moga akan terus bersemi nilai Ilahiyah Rabbaniyah tidak terjerat nilai nafsiyah
Hingga akhirnya selamat dalam kebahagiaan bukan terjerat dalam kedurjanaan
Yang akhirnya selamat di syurga tidak terpaut di dasar neraka
Selesai mengarut-15.45, Isnin-….h.N.k_a.N.n

Nov 8, 2009

Wanita dan Islam

Tiba2 nk tulis sal feminisme-aku borink sbnarnye-..
Pada akulah pandangan bahwa Islam mengongkong wanita adalah tidak tepat. Apakah buktinya? Auratkah, kerjakah, keluar rumahkah atau apa “kah” lagi?
Jika soal aurat maka pada saya yg bermasalah dalam hal ini adalah lelaki. Pertama lelaki jika ke tempat kerja atau belajar maka nyata2 auratnya tertutup karena semua ke kuliah atau bekerja dengan menutupi bahagian pusat hingga lutut tetapi wanita?? Islam mengharamkan memandang aurat. Mazhab Syafie mengharamkan memandang aurat sama ada menimbulkan shahwat atau tidak..Jelas di sini lebih terkongkong adalah lelaki kerana wanita tidak akan nampak aurat lelaki tetapi lelaki??(berapa keratkah wanita yg benar2 menjaga auratnya? Xmasuk yg non-muslim lagi!!) Selain itu, lebih berat, suara wanita juga aurat (fiqh wanita, Muhammad Atiyah Khumais). Telah sepakat para fuqaha bahwa wanita diharamkan azan kecuali untuk sesama mereka. Jika azan pun diharamkan adakah menyanyi even nasyid atau melagukan al-Quran dibenarkan? Tetapi kini, wanita sewenang-wenang mengalunkan dan melunakkan suara mereka di hadapan lelaki baik ketika berbicara, menyanyi atau lainnya yang membuatkan hati2 lelaki bergelora, bisa tenggelam dalam kemaksiatan dan lautan dosa.. Mungkin ada yang mengatakan bahwa mendengar alunan suara wanita yang tidak menimbulkan shahwat tak menjadi masalah dan tidak salah tetapi jika begitu maka alunan azan oleh wanita pasti dibenarkan-untuk penjelasan lanjut mengenai suara wanita adalah aurat boleh rujuk fiqh wanita karangan Muhammad Atiyah Khumais (aku rujuk yang diterjemahan oleh H. Ma’mur Daud)-. Berdasarkan buku itu perbicaraan antara lelaki dan wanita hanya diharuskan dan dibolehkan dalam hal yang penting saja dan wanita tidak dibenarkan melunakkan suaranya. Jika ditakuti terjadinya fitnah maka wanita perlu berbicara di belakang tabir. Jika dikatakan wanita perlu menjaga zahirnya dengan begitu sekali, perhatikan kaum Adam yang terpaksa menahan gelora hati dan zina hati, zina mata, zina telinga dll. Kami lebih berat kerana terpaksa menangkis secara batin sedangkan kaum Hawa menutup secara zahir. Tambahan pula kalian sendiri adalah hiasan dunia tetapi tidak bisa dilihat oleh lelaki. Islam menetapkan panduan agar kalian terpelihara. Oleh sebab itu Islam memerintahkan wanita menjaga auratnya, agar terpelihara dari gangguan kaum Adam yang ada penyakit di dalam hatinya. Kalian adalah hiasan dunia yang diri kalian layak untuk suami kalian saja dan aurat kalian hanya boleh dilihat oleh muhrim saja, tidak ajnabi, bagi menjaga kesucian diri kalian. Kaum Adam walaupun tidak seluruh tubuhnya aurat namun perlu menjaga pandangannya dan hatinya sedangkan salah satu panah iblis adalah pandangan. Sesuatu bisa melekat lama dalam hati hanya dengan melalui pandangan, terus melekat di hati menjdikan kami kaum Adam terus bergelumang dalam dosa.
Dari segi tanggungjawab. Mungkin ada yang mengatakan bahwa lelaki boleh buat ini wanita tidak boleh, mengapa Islam begitu mengongkong wanita? Mungkin dulu tidak terasa tetapi di dunia serba moden ini semua mahukan kesamarataan dalam tugas. Bagi wanita segala yang mampu dilakukan lelaki mereka mampu. Ada yang pernah bercanda mengatakan kalau boleh wanita ni haid dan melahirkan pun xmau..- Mungkin tiada yang melihat murninya Islam sehingga kaum Hawa dijaga sebegitu rapi, keluar rumah pun harus berteman. Dalam Islam, wanita yang belum nikah, jika dia taat kepada Allah dan rasul serta kedua orang tuanya maka dijamin syurga baginya manakala bagi yang sudah bernikah jika dia taat Allah dan rasul serta suaminya maka dia boleh pilih untuk masuk syurga dari mana2 pintu yang dikehendakinya sedangkan lelaki tidak ada keistimewaan seperti itu. Kaum Adam diperintahkan menjaga kaum Hawa. Kaum Adam bertanggungjawab memberi nafkah. Maka kaum Adam perlu bekerja demi keluarga, perlu mencari ilmu agar dengan itu isteri dan anak2 terpelihara dan lainnya. Dan wanita, bukanlah tidak diizinkan bekerja dan lain2 tetapi perlu menjaga adab dan tingkahnya spt disebutkan sebelum ini, agar tidak timbul niat jahat di hati lelaki yang ada penyakit dalam hatinya. Kalian tdak perlu bersusah payah seperti kaum Adam kecuali kalian ingini tetapi jika tidak mau itu tidak menjadi masalah kecuali suami atau ayah kalian menghendaki seperti itu. Jelas Islam amat menjaga wanita, bukannya mengongkong, sehingga segala yang berlaku kepada kalian yang dipertanggungjawabkan adalah kaum Adam, tapi kalian tidak dipertanggungjawabkan jika kaum Adam semberono. Lihatlah indahnya Islam yang begitu menjaga para wanita hingga tidak satu inci pun dari tubuhnya bisa dimanipulasi sesiapun.
Dalam soal munakahat. Mungkin ada yang mengatakan bahwa ayah boleh memaksa anak gadisnya dengan mana2 lelaki yang dikehendakinya kerana levelnya sebagia wali mujbir (begitu juga datuk sebelah bapa). Tapi adakah sebegitu mudah?? Tidakkah dilihat bahwa seorang ayah itu bertanggungjawab terhadap anak gadisnya? Perlu mencari bakal suami yang baik untuk putrinya. Jika dikatakan putrinya terpaksa namun jika suaminya adalah seorang yang bertaqwa maka itu menjadi batu loncatan ke syurga. Jika sebaliknya, yang menanggung adalah si bapa, di akhirat kelak putrinya bisa menuntut dari bapanya. Selain itu dalam Islam ada fasakh dan tebus talak. Wanita boleh menuntut fasakh jika suaminya ternyata tidak mematuhi syarat semasa akad (nusyuz). Dalam tebus talak pula wanita dibolehkan memberi semula mas kawin (tebus dirinya) jika dikhuatiri nusyuz dan tidak dapat taat kepada suami. Tebus talak adalah hak wanita. Pernah terdengar ceramah mengatakan hikmah wanita menuntut fasakh melalui hakim adalah untuk membuktikan bahwa lelaki itu tidak layak menjadi suami. Hal ini sekali gus menjadi peringatan buat seluruh kaum Hawa agar hati2 terhadap lelaki itu. Dalam hal ini jelas Islam amat menjaga kaum wanita. Wanita pula boleh diceraikan begitu saja (tanpa prosedur kehakiman) demi menjaga wanita tersebut. Jika lelaki maka kelemahan2nya seperti tidak mampu member nafkah zahir, zalim terhadap isteri akan diketahui umum tetapi wanita, kelemahannya tidak diketahui umum. Ini penting bagi menjaga maruah wanita tersebut. Jika suami mendedahkan kelemahan isterinya maka dapat disimpulkan dua hal, suaminya itu melakukan nifaq kerana mengumpat (di depan memuji di belakang mengeji) maka tidak pantas menjadi suami dan kedua Rasulullah telah mengingatkan kepada orang mukmin bahwa perkhabaran dari orang fasiq (apatah lagi yang mengumpat) perlu diperhatikan dulu kesahihannya.
Penutup. Ya benar, Islam “seolah” menyempitkan ruang lingkup hidup wanita (bukan mengongkong tapi memelihara) namun perlu diperhati bagaimana menderitanya kaum Adam untuk menahan hati ini. Kami perlu menahan sehingga yang layak buat kami hadir secara sah. Lagipun dari apa yang pernah kudengari, wanita tidak mudah terangsang sebagaimana lelaki yang bisa terangsang dengan suara, sentuhan dan pandangan. Wanita tidak, sebaliknya melalui sentuhan dan kata2 manis. Jika kalian tidak menjaga diri kalian dari disentuh maka itu adalah salah kalian tetapi kami??tidak mudah untuk memelihara mata dan telinga dari melihat dan mendengar suara kerana di mana2 pun kalian ada. Di manakah harus diletakkan rasa hati ini jika yang mendahului adalah iblis? Duhai muslimah, peliharalah diri kalian dari bencana dunia. Namun, kesimpulannya, ayuhlah muslimin dan muslimat, ikhwan wa akhawat kita pelihara diri kita. Sabda Nabi S.A.W., “peliharalah (agama) Allah nescaya Dia memeliharamu”. serta firman Allah Ta'ala dalam surah an-Nur agar menjaga pandangan. Yakinlah dengan sabda baginda dan janji Allah Ta’la kerana Allah Ta’ala tidak memungkiri janji.
WalLahu A’lam.. -aku ader jmpe satu buku bertajuk "membela wanita-menakar feminisme dengan nalar agama", aku belum baca tp dari sekilas pandang pd tajuk poligami, nampak menarik penerangan die..
Maaf dengan kecelaruan isi coz menulis dalam keadaan mengantuk
Selesai 19.21, hari Ahad

Nov 6, 2009

duit!!

khutbah td hamper ak tertdo, ditmbh pulak pemikiran yg mengelamun memikirkan masalah yg tiba2 muncul di benakku 2-3 hari nie smpai ak xleh nk tumpu kt khutbah..tp dptla cket..
khutbah tadi mengenai tipu daya iblis laknatulLah..dalam khutbah jumat tadi khatib menyebutkan sebuah hadis mengenai tipu daya iblis yaitu pengikut Musa diyahudikan, pengikut Isa mempertuhankannya manakala umat Islam dengan duit..ayat al-Quran yang dibacakan adalah 17:64 dan 2:200
17:64 mengenai kekuatan iblis dalam menjalankan tipu daya manakala 2:200 mengenai orang Islam yang dah berjaya diperdaya iblis dengan uang dan dunia hingga meminta kebaikan dunia saja, yg membuatkan mrka xdapat bhgn di akhirat..
dat all..sesame kite gunekan uang dgn sebaeknya agar dgn uang mnjadikan kite syukur bukan kufur, bhgie di dunia akhirat bukan dunia semate, makn tunduk tidak makn sombong dll(byk penjelasan n contoh diberikan khatib td)..

Nov 4, 2009

rokok-4-

SELAMAT…

Jika anda telah mengambil sikap untuk berhenti dari merokok, itu berarti anda adalah orang yang memiliki kesadaran dan memahami apa yang akan mengancam anda dari berbagai penyakit akibat merokok. Anda juga orang yang memiliki
tekad kuat dengan memilih tidak menjadi budak
dari kebiasaan buruk tersebut.

Kini tinggal anda bersiap-siap menghadapi tantangan berat yang ada di hadapan anda, yaitu: menahan keinginan (untuk melakukannya kembali) dan mengalahkannya.
Sesungguhnya hal ini adalah sebuah prestasi yang layak anda banggakan, maka segeralah mengumumkannya kepada rekan-rekan anda dan anggota keluarga anda, tetapkanlah waktu untuk melaksanakannya, jadikanlah sebagai sejarah yang anda rayakan karena kemenangan anda terhadap rokok. Jika telah tiba waktunya, robeklah bungkus rokok didepan teman-teman anda dan keluarga anda, dan injaklah dengan kedua kaki anda lalu ucapkanlah Takbir.
Boleh jadi pada awalnya anda akan mendapati kesulitan dan rintangan karena orang-orang yang dahulu adalah teman anda kini menjadi musuh anda, tidur anda menjadi tidak nyenyak, gelisah atau mungkin mengalami kegundahan. Tapi ingatlah bahwa manisnya sebuah kemenangan tidak akan dapat
dirasakan jika dapat dilakukan dengan mudah, dan musuhnya lemah, maka siapa yang terakhir tertawa
dialah yang dapat tertawa lebih banyak.

SEKALI LAGI, SELAMAT…

rokok-3-

 “Telah dikeluarkan sebuah fatwa dengan nomor: 1407, tanggal 9/11/1396H, dari Panitia Tetap Lembaga Riset Ilmiah dan Fatwa di Riyadh, sebagai berikut*:
“Tidak dihalalkan memperdagangkan rokok dan segala sesuatu yang diharamkam karena dia termasuk sesuatu yang buruk dan mendatangkan bahaya pada tubuh, rohani dan harta. Jika seseorang hendak mengeluarkan hartanya untuk pergi haji atau menginfakkannya pada jalan kebaikan, maka dia harus berusaha membersihkan hartanya untuk dia keluarkan untuk beribadah haji atau diinfakkan kepada jalan kebaikan, berdasarkan umumnya firman Allah ta’ala:
 يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمِ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ اْلأَرْضِ وَلاَ تَيَمَّمُوا الْخَبِيْثَ مِنْهُ تُنْفِقُوْنَ وَلَسْتُمْ بِآخِذِيْهِ إِلاَّ أَنْ تُغْمِضُوا فِيْهِ  (ألبقرة:267)
“ Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (dijalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata darinya “ (Al Baqarah: 267)
Rasulullah  berasabda:
“ Sesungguhnya Allah Maha Baik, tidak akan menerima kecuali yang baik “ (al Hadits)
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.

*Sumber : Muhammad Ali Al-Bar, Al-Mauqif Asy-Syar’i Min At-Thabagh wa Tadkhin, hal 22

rokok-2-

 “Merokok diharamkan, begitu juga halnya dengan Syisyah, dalilnya adalah firman Allah ta’ala: “Jangan kalian bunuh diri kalian sendiri, sesungguhnya Allah maha penyayang terhadap diri kalian “ (An-Nisa : 29)
“ Jangan kalian lemparkan diri kalian dalam kehancuran” (Al-Baqarah : 195)
Dunia kedokteran telah membuktikan bahwa mengkonsumsi barang ini dapat membahayakan, jika membahayakan maka hukumnya haram. Dalil lainnya adalah firman Allah ta’ala:
 وَلاَ تُؤْتُوا السُّفَهَاءَ أَمْوَالَكُمْ الَّتِى جَعَلَ اللهُ لَكُمْ قِيَامًا  النساء : 5
“ Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan..” (An Nisa:5)
Kita dilarang menyerahkan harta kita kepada mereka yang tidak sempurna akalnya karena pemborosan yang mereka lakukan. Tidak diragukan lagi bahwa mengeluarkan harta untuk membeli rokok atau syisyah merupakan pemborosan dan merusak bagi dirinya, maka berdasarkan ayat ini hal tersebut dilarang.
Sunnah Rasulullah juga menunjukkan pelarangan terhadap pengeluaran harta yang sia-sia, dan mengeluarkan harta untuk hal ini (rokok dan syisyah) termasuk menyia-nyiakan harta. Rasulullah bersabda:
 لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ 

Syekh Muhammad bin Sholeh bin ‘Utsaimin
Anggota Lembaga Majlis Ulama Kerajaan Saudi Arabia

rokok-1-

SIKAP ISLAM
TERHADAP ROKOK

Sesungguhnya Allah ta’ala mengutus nabi Muhammad dengan petunjuk-Nya dan agama yang hak, untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya dan membersihkan serta mensucikan hati mereka dari kotoran kekufuran dan kefasikan dan membebaskan mereka dari belenggu penghambaan kepada selain Allah ta’ala.
Dia (Rasulullah membersihkan manusia dari kesyirikan dan kehinaan kepada selain Allah dan memerintahkannya untuk beribadah hanya kepada Allah semata dengan merendahkan diri dan mencintai-Nya dan meminta serta memohon kepada-Nya dengan penuh harap dan takut. Dia juga mensucikan manusia dari setiap kebusukan maksiat dan perbuatan dosa, maka dia melarang manusia atas setiap perbuatan keji dan buruk yang dapat merusak hati seorang hamba dan mematikan cahayanya dan agar menghiasinya dengan akhlak mulia dan budi perkerti luhur serta pergaulan yang baik untuk membentuk pribadi muslim yang sempurna. Maka dari itu dia menghalalkan setiap sesuatu yang baik dan mengharamkan setiap yang keji, baik makanan, minuman, pakaian, pernikahan dan lainnya.
Termasuk yang diharamkan karena dapat menghilangkan kesucian adalah merokok, karena berbahaya bagi fisik dan mendatangkan bau yang tidak sedap, sedangkan Islam adalah (agama) yang baik, tidak memerintahkan kecuali yang baik. Seyogyanya bagi seorang muslim untuk menjadi orang yang baik, karena sesuatu yang baik hanya layak untuk orang yang baik, dan Allah ta’ala adalah Maha Baik tidak menerima kecuali yang baik.
Berikut akan kami kemukakan beberapa fatwa dari para ulama terkemuka tentang hukum rokok :
 “Merokok hukumnya haram, begitu juga memperdagangkannya. Karena didalamnya terdapat sesuatu yang membahayakan, telah diriwayatkan dalam sebuah hadits :
 لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ  أخرجه الإمام أحمد في المسند ومالك في الموطأ وابن ماجة
“ Tidak (boleh melakukan/menggunakan sesuatu yang) berbahaya atau membahayakan” (Riwayat Ahmad dalam Musnadnya, Malik dan Atturmuzi)
Demikian juga (rokok diharamkan) karena termasuk sesuatu yang buruk (khabaits), sedangkan Allah ta’ala ketika menerangkan sifat nabi-Nya berfirman: “dia menghalalkan bagi mereka yang baik dan mengharamkan yang buruk“ (al A’raf : 175)

Panitia Tetap Lembaga Riset Ilmiah dan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia.
Ketua: Abdul Aziz bin Baz
Wakil Ketua: Abdurrazzak Afifi.
Anggota: Abdullah bin Ghudayyan –
Abdullah bin Quud.

pengenalan..

Masa cari data utk assignment MetPen scre xsngaje temui terjemahan kitab

عفواً ... ممنوع التدخين [ حكم التدخين ]

yang menyentuh soal sejarah, punca, bahaya, kaidah merokok serta keuntungan dan cara meninggalkan merokok.

Ini adalah petikan langsung dari terjemahan “Ma’af… DILARANG MEROKOK” karangan THALAL BIN SA’AD AL-‘UTAIBI

Terjemahan oleh- Abdullah Haidir