Dec 3, 2010

sediakah kita

bismilLahirRahmanirRahim

Islam datang dengan seruan tauhid agar manusia kembali menyembah hanya Allah Yang Maha Esa. Datang dengan melengkapi semua agama samawi lain. Lalu jadilah ia sebuah agama yang kamil lagi mutakammil. Dan kerana ia adalah agama penutup maka Allah membuktikan kebenaran Islam dengan menyatakannya sebagai the only agama yang Dia redha dan telah lengkap syariat agama ini. Ini membuktikan bahwa Islam adalah agama yang syumul. Dan Islam hadir saat semua orang rosak maka wajarlah ia digelar agama yang mengubati penyakit masyarakat. Dan Islam hadir dengan menawarkan manusia dengan arahan2 dan perintah2 agar manusia berfikir dan perintahnya itu sesuai dengan jiwa manusia, agar mereka kembali kepada fitrah. Maka Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia.

Islam telah lama sempurna cuma Muslim sahaja tidak pernah sempurna. Kita sering menangguhkan saat untuk kita memperbaiki diri. Pelbagai alasan kita "berjaya" kemukakan, konon Allah akan "termakan" dengan segala alasan kita.

Duhai diri, duhai nafsu, kamu amat kuat berusaha agar aku tidak kembali kepada fitrah sebenarku yaitu mengakui hanya Allah adalah rabbku dan hanya kepada-Nya wajib aku patuh dan taat, dan hanya kepada-Nya wajib ku menyembah dan hanya kepada-Nya wajib ku hadapkan hati dan jiwa.

Bilakah lagi kita akan sedia menghadapi maut yang akan hadir bila2 masa saja? Belumkah tiba saatnya bagi kita untuk ikhlas hanya kepada-Nya? untuk berserah hanya kepada-Nya? untuk hidup hanya kerana-Nya? untuk bertindak hanya sesuai kehendak-Nya? sampai bila kita mahu hidup dalam kepura-puraan? sungguh nurani manusia amat dahagakan cinta Allah, kenapa kita tegar menyeksanya dengan menjauhkannya dari cinta Rabb itu? alangkah tegarnya kita menidakkan seruan-Nya di saat orang lain memenuhi seruan-Nya!! Rukuklah kamu bersama orang2 yang rukuk(solat jemaah), celakalah bagi orang yang solat, yang lalai dalam solatnya (dan melewatkannya), setelah selesai suatu urusan maka segeralah untuk urusan lain (kuat bekerja), mohonlah hanya kepada-Nya (abdikan diri hanya kepada-Nya, tawakkal), dan banyak lagi perintah2-Nya yang telah sekian lama tercatit dalam mushaf, namun apakah kita memerhatikan dan mengendahkannya? Padahal kita dengan yakin mengatakan itulah dustur dan perlembagaaan kita!! Dengan beraninya kita berkata, "inilah kitab yang paling benar dan tidak pernah terubah walau satu huruf!!" namun saat sama, kita seolah mengatakan, "inilah kitab yang benar itu, namun ia bukanlah sebaik-baik kitab untukku ikuti"!!. Di manakah nilai iman kita saat itu?

Kita meyakini sifat2 Allah, kita tahu halal dan haram, kita tahu hukuman dari-Nya, kita tahu syaitan dan nafsu, namun akhirnya kita tewas. Iman kita tidak pernah kita asah, bahkan pengasahnya pun kita lupa di mana. Akhirnya lunyai iman itu, pisau iman yang seharusnya digunakan untuk menyiat dan menikan mati sifat keakuan dan nafsu sebaliknya digunakan untuk menghidang makanan enak buat nafsu..kita semakin hanyut dalam kehidupan dunia yang fana. Keseronokan sementara kita kejar, nafsu kita ikuti, syaitan kita pertuhankan akhirnya jadilah kita hamba dunia, yang dicari hanyalah kekayaan, kepuasan nafsu, baik itu wanita, harta, seks, pornografi, dadah, arak, dan sebagainya. Iman kita makin luntur dan makin rapuh..Apakah yang akan baginda rasul sabdakan jika baginda hidup di tengah2 kita kini?? ya rasululLah, engkau bersusah payah menyampaikan ajaran Islam, ajaran al-Qur'an dan kami umatmu begitu mudah melupakannya, melalaikannya bahkan menghancurkan nilai2 Islam itu..ya Allah, sampai bilakah ummat ini akan terus hanyut? sampai bilakah diri ini akan terus menjadi hamba nafsu dan dunia?

Waktu itu tidak pernah menunggu kita, maut itu tidak pernah ditangguhkan, kebenaran tidak akan pernah berdusta, akhirat tidak akan pernah menjadi legenda semata-mata, neraka tidak akan pernah menjadi dongengan semata-mata, maka apa kesudahan kita? dunia fatamorgana tidak akan pernah kekal selamanya. jasad dan jiwa tidak akan pernah selamanya bersatu.
Namun, kita, manusia, ada saat kita lalai ada saat kita ingat. Maka Islam datang dengan seruan "hendaklah ada diantara kamu yang menyeru kepada kebaikan dan mecegah kemungkaran", dan "agama itu adalah nasihat" dan banyak lagi seruan lain, yang menunjuk kepada lemahnya manusia justeru itu perlukan tazkirah dan tarbiyah.

Sampai bilakah ingin kita lari dari tarbiyah dan menidakkan tazkirah?

bacaan tambahan
bacalah ini(dari isuhangat): kehebatan azan
terkesima bila terbaca artikel(dari langit Ilahi) ini: mampu dan mahu

ayo yusran, yes you can!! jangan malas2, kalau mahu katakan mahu, kalau tekad bangunkan segera!! sudah niat teruskan sahaja!! yang baik jangan ditangguhkan yang buruk jangan dilaksanakan!!

salah silap saya sila betulkan
walLahu a'lam

No comments: