Apr 23, 2010

Lumrah Hidup

bismilLahirRahmanirRahim..

sudah jadi lumrah hidup kita akan kembali pada-Nya jika hilang arah
sudah menjadi lumrah manusia bersyukur pada-Nya bila hilang nikmat itu
dan tidak dinafikan aku adalah termasuk golongan itu
golongan yang mana, nikmat Rabbnya hanya terasa pabila kehilangannya

apakah nikmat Ilahi yang hilang dari kita? dan apakah masalah yang melanda?
pastinya banyak, namun utamanya adalah waktu dan masa terluang
jika dulu kita amat mengharapkan diri disibukkan dengan hal2 bermanfaat
kini setelah kita diberi kesibukan adakah kita mampu menguruskan kesibukan itu?

sudah menjadi lumrah, kita akan mengingati-Nya pabila tidak berdaya
padahal sebelumnya kitalah yang paling angkuh dengan kemampuan sendiri
namun tiba saatnya kita akhirnya terkulai layu kerana tidak mampu
wahai manusia, ingatlah, lahaula wa laquwwata illa bilLah al-'Aliyyul 'Azhim

sudah biasa kita dengar orang berjanji
namun apakah nasihat dari Allah azza wa Jalla? 
adakah begini, "berjanjilah, pasti kuberi kekuatan melaksanakan"?
tidak! bahkan kita diingatkan untuk mengucapkan InsyaAllah..(18:23-24)

sudah menjadi lumrah, manusia bila diberi kelebihan akan merasa lberuntung
bila diberi kekurangan akan mulai insafi diri, merasa kekurangan
namun sedarkah kita bahwa siapa yang paling untung dan berjaya  (2:2-5, 23:1)
dan siapa yang paling rugi?(18:103-105)..

sudah menjadi lumrah hidup, manusia merasa dirinya adalah makhluk terbaik
namun sedarkah kita bahwa kita mungkin lebih hina dari binatang ternakan?(7:179)
di sisi manusia, tiadalah yang layak menentukan mulia dan hina
namun di sisi Ilahi, taqwa menjadi nilaian (49:13, 2:197)

justru, marilah sama2 kita melihat kembali diri kita, adakah kita tergolong golongan yang hanya mencari-Nya di saat susah, yang hanya kembali pada-Nya saat tiada kekuatan, yang kembali pada-Nya saat merasa diri kekurangan. Atau yang kembali pada-Nya tidak kira pada waktu senang atau susah, waktu kuat atau lemah dan waktu diberi kecukupan atau tidak..

Pengajaran kisah umat nabi Musa 'alaihissalam, "Kemudian apabila kebaikan (kemakmuran) datang kepada mereka, mereka berkata, "Ini adalah kerana (usaha) kami." Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan pengikutnya. Ketahuilah, sesungguhnya nasib mereka di tangan Allah, namun kebanyakan mereka tidak mengetahui. (Al-A'raf, 7: 131)