Feb 7, 2012

Jadi Manusia Bermanfaat

bismilLahirRahmanirRahim

Ilmu jika tidak dimanfaatkan dan diamal/dipraktikkan maka apakah gunanya?
Jadilah insan bermanfaat.
Dengan mempelajari ilmu kedoktoran dan memanfaatkannya di jalan yang betul insyaAllah akan ada kebaikan yang banyak yang dapat kita peroleh. Namun peliharalah niat. Ikhlaskan niat kerana Allah. Fastabiqul khairat. (Jadikan setiap amal kita sebagai saham akhirat =)
Usahalah untuk memberi kerana tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang dibawah namun ingat juga,  tidak dapat memberi melainkan orang yang punya sesuatu untuk memberi. Jadi apa yang kita mampu beri? Usahalah semampu mungkin untuk mampu memberi semampu mungkin. Optimumkan fungsi dan potensi diri.


"Barangsiapa yang meringankan bagi seorang mu'min satu kesusahan di dunia niscaya Allah akan meringankan kesusahannya pada hari kiamat, barangsiapa yang mempermudah kesulitan orang sedang kesulitan niscaya Allah akan mempermudah kesulitannya di dunia dan akhirat, dan barangsiapa yang menutup aib seorang muslim niscaya Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat, dan Allah akan selalu membantu seorang hamba selama hamba tersebut membantu saudaranya"
(Petikan hadis ke-36 hadis Arbain li Imam Nawawi - sahih)

Bekerjalah dan mudahkan untuk orang lain, jangan susahkan. Dalam muamalat mahupun dakwah kita dituntut untuk memudahkan urusan manusia lainnya selagi urusan itu bukanlah urusan yang bertentangan dengan syariat.


Diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.”
(HR. Thabrani dan Daruquthni)
source: eramuslim

Jadilah manusia yang bermanfaat. Tingkatkan potensi dan fungsi diri untuk menjadi insan yang bermanfaat buat manusia lain. Selain bidang kedoktoran, tidak salah kita mencuba bidang lain juga demi menambah nilai tambah dan fungsi manfaat kepada orang lain.



Dari Abu Hurairah radhialLahu 'anhu, ia berkata rasululLah sallalLahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Setiap persendian seseorang harus dikeluarkan sedekahnya setiap hari mulai matahari terbit. Memisahkan (menyelesaikan perkara) antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah. Menolong seseorang naik ke atas kenderaannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kenderaannya adalah sedekah. Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan solat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah"

(Hadis Arbain li imam Nawawi no 26 - sahih)
source tambahan: rumaysho

 Alangkah mudahnya sedekah itu. Setiap perbuatan baik adalah sedekah. Jika kelak kita bekerja sebagai doktor, cabang kebajikan itu terbuka luas untuk kita gunakan. Cuma adakah kita akan benar2 menggunakan profesi untuk kebajikan dan sedekah atau tidak, itu kembali kepada niat masing2.

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Dalam banyak keadaan kita merasa diri begitu lemah dan serba kekurangan. Janganlah merasa lemah kerana kita adalah yang terbaik jika kita beriman dan tiada yang kekal di dunia ini (ali imran ayat 139-141) (asy-syarh) sebaliknya teruslah berusaha dan bekerja
dan sungguhpun jika kita merasa lemah, janganlah kita terperangkap tipu daya syaitan hingga menghina diri sendiri (penciptaan) sedangkan hal ini adalah dilarang sebagaimana dalam hadis2 berikut:

Dari Aisyah radhialLahu anha bahwa rasululLah sallalLahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Janganlah seorang di antara kalian berkata "sungguh jelek diriku (penciptaan)", tapi katakanlah "sungguh hina diriku (sifat)"
(Adabul Mufrad no. 802 - sahih)

Dari Ayah Abu Umamah radhialLahu 'anhu katanya bahwa rasululLah sallalLahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Jangan seseorang di antara kalian berkata "sungguh jelek diriku" tapi katakanlah "sungguh hina diriku".
(Adabul Mufrad no 803 - sahih)
link ini no 809,810


Dari ‘Aisyah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, “Jika mengantuk salah seorang dari kamu dalam mengerjakan shalat hendaklah ia tidur sehingga hilang rasa kantuknya. Sesungguhnya jika seseorang mengerjakan shalat dengan mengantuk, jangan-jangan ia akan membaca istighfar lalu mengigau mengumpat dirinya sendiri.”
(HR Bukhari dan Muslim)
source: abizakii nombor 48

Jika dalam keadaan sedang solat pun kita dituntut berhenti dan berehat agar tidak termengeji, termengutuk diri sendiri, apatah lagi dalam keadaan luar solat, lebih2 lagi kita perlu perhati apa yang kita ucap dalam doa kita. Sebaiknya, jika doa ma'thur ada dan bersesuaian dengan doa yang kita ingin pinta, maka bacalah doa ma'thur, itu lebih baik.



p/s: Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah. Tawakkallah hanya kepada Allah kerana hanya Dia lah pelindung satu2nya.
p/ss: Iman yazid wa yanqis tapi try our best to not let our guard down
p/sss: Jadilah insan yang berbakti dan janganlah merasa lemah kerana kita adalah sebaik-baik makhluq (al-bayyinah ayat 7) dan sebaik-baik manusia (ali imran ayat 110) jika kita beriman, bertaqwa, berbuat kebajikan dan beramal soleh serta melakukan amar ma'ruf nahi munkar. Justeru islah nafsak wad'u ghairak!!--------------------------------------------------------------------------------------

WalLahu a'lam
Salah silapku sila betulkan

2 comments:

Along said...

Mantop!!...moga kita sentiasa diberi kekuatan...amin...

'abduH said...

amin =)
dan moga umur kita juga diberkati, amin =)